Thursday, March 12, 2015

Kisah sukses pengidap gagap

kisah sukses pengidap gagap
“Lho, kok gagap? Ngomongnya lucu, respon beberapa lawan bicara saat mengetahui cara saya berbicara. Banyak sekali pengalaman menyakitkan dan tidak menyenangkan bagi orang pengidap gagap, seperti saya, namun akhirnya pengalaman tersebut menjadi hal yang biasa.
Sejak kecil saya dihina, dicerca, diejek karena gagap yang saya derita. Lingkungan menjadikan saya sosok pemalu, tidak percaya diri dan tidak punya kemauan untuk berinteraksi dengan orang lain. Jangankan untuk berbicara di depan umum, bicara berdua dengan orang lain saja susahnya minta ampun. Berbicara apalagi bercerita bagi saya adalah sesuatu yang paling menyebalkan dan menakutkan. Hal-hal kecil mulai dari mengangkat telepon, membaca buku di depan kelas dan seluruh kegiatan yang membutuhkan kemampuan berbicara menjadi momok menakutkan yang senantiasa saya hindari. Akhirnya saya lebih memilih menonton televisi atau bermain game, karena aktivitas tersebut tidak mengharuskan saya untuk berinteraksi dengan orang lain.
Beberapa orang justru menguatkan dan tidak mempermasalahkan kegagapan saya. Ya, siapa lagi kalau bukan keluarga saya sendiri. Namun itu tidak membantu ketika di luar rumah atau ketika berinteraksi dengan masyarakat. Pada akhirnya, saya tetap harus mencari cara agar gagap ini hilang, bagaimanapun caranya. Saya merasa sangat pesimis waktu itu. Karena bagi saya tidak akan mungkin berbicara normal seperti taman-teman yang lain. Saya tidak pernah memulai pembicaraan dengan orang lain karena takut mereka menyadari gagap yang saya derita. Karena bagi saya, ketika lawan bicara menyadari bahwa saya gagap, rasanya seperti diguyur air es dan membuat saya malu untuk bertemu kedua kalinya.
Gagap pula yang menyebabkan saya malas pergi ke sekolah. Bagi saya, sekolah adalah sebuah tempat menyeramkan karena disitu saya harus berinteraksi dengan banyak orang. Puncaknya, ketika SMP saya mendapatkan nilai 4 untuk Ilmu Pengetahuan Alam dan 5 untuk nilai Matematika. Hal itu membuat saya nyaris tinggal kelas. Semua terjadi karena kebiasaan saya bermain game semakin parah dan tidak pernah belajar sehingga saya juga lebih suka keluar kelas bahkan membolos dari pada repot-repot belajar didalam kelas.

Memulai....
Saya mulai merombak mindset ketika saya mendapatkan buku motivasi ESQ, hadiah dari Kakak saya. Buku tersebut memberikan saya pemahaman pentingnya kecerdasan emosi. Saya mulai belajar dan mengenal motivator-motivator dunia yang dijadikan rujukan oleh Pak Ary, sang penulis. Saya mulai menggandrungi buku-buku motivasi dan mempraktikkan apa yang ada di dalam buku tersebut. Dale Carnagie mengajarkan untuk membangun hubungan personal yang baik dengan orang lain, Steven E. Covey mengajarkan untuk memiliki kebiasaan yang penting untuk mencapai kesuksesan, Napoleon Hill dengan kata-kata motivasinya semakin menguatkan dan menginspirasi saya, dari sana saya banyak belajar bahwa perubahan tercipta karena diri kita sendiri dan diri kita adalah hasil dari apa yang telah kita usahakan.

Keajaiban...
Kelas 1 SMA merupakan kali pertama saya memberanikan diri untuk maju bercerita di depan kelas. Saat itu mata pelajaran Bahasa Indonesia. Langkah yang saya ambil terbilang sukses walaupun masih ada beberapa kalimat yang terbata-bata namun sudah tampak alami. Sejak saat itu saya ketagihan untuk tampil berbicara di depan umum. Selanjutnya saya sudah mulai berani untuk bertanya  pada guru di kelas, maju berdiskusi dan pada akhirnya berdampak pada nilai saya yang mulai mengalami perbaikan dan menjadi juara kelas. Saya juga mencoba tantangan baru untuk belajar aktif di organisasi. Hasilnya, di beberapa organisasi yang saya ikuti saya berkesempatan menjadi ketua. Hal tersebut berlanjut hingga di bangku kuliah.
Saya semakin suka dengan buku-buku motivasi, beberapa diantaranya, Tung Desem Waringin yang mengajarkan saya trik jitu untuk merubah kebiasaan buruk, Adam Kho mengajarkan saya untuk menjadi sutradara pikiran saya sendiri, Ippho mengajarkan saya untuk senantiasa bersedekah serta berbakti pada kedua orang tua. Manfaatnya secara langsung adalah saya mulai menyenangi interaksi dengan orang lain, aktivitas yang dahulunya sangat saya benci.

Sekarang saya menjadi seseorang yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya, saya berhasil menjadi seorang dosen sebuah profesi yang sangat mememerlukan kemampuan berbicara didepan umum, dan dapat melanjutkan study ke Thailand tentu dengan kemamupan bicara, bagi anda semua yang memiliki gagap jangan berkecil hati, saya tahu anda pintar dan saya tahu anda bisa melakukan yang terbaik dan semua bisa anda capai selama anda mau untuk mencapainya. Semua saya jelaskan lengkap di buku "Dahsyatnya Berbicara; Kiat Sukses dan Populer" silahkan download dibawah ini.
Download Gratis Buku Ini Disini



Kholid Rosyidi MN
Penulis dan Motivator

7 comments:

  1. Saya dulu juga gagap. Dan sering menjelaskan dalam kalimat kalimat yang tidak teratur. Mbulet.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya pak Hardi, mungkin bisa di share pengalaman menghadapi gagap disini

      Delete
  2. Maaf pak saya mau nanya...setelah kelas 1 SMA apakah gagap nya hilang?...kalau hilang bagaimana caranya?...terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulilah hilang cara mudahnya jaga hati agar selalu tenang dan berbicaralah dengan santai, dalam kondisi apapun jangan pernah takut..biasakan diri untuk terus tenang sehingga akan menjadi kebiasaan

      Delete
  3. Maaf pak mau nanya,saya dari smp sampai kuliah ngomongnya gak jelas
    karena cara berbicara saya kecepetan dan gak jelas.saya malu pak kalau berbicara dgn org lain dan membuat saya tidak punya teman.saya udah periksa ke terapi wicara klo saya terkena gangguan irama berbicara.jdi gmina pak apakah saya bisa sembuh,tolong pak tipsnya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau kecepatan mungkin bisa diperlambat temponya dan pikirkan terlebih dahulu apa yg mau dibicarakan jangan terburu-buru, pada prinsipnya bisa karena terbiasa jadi biasakan diri untuk berbicara dengan tempo yang tepat dan mudah dimengerti, mungkin itu tips dari saya

      Delete
  4. Benar sekali,,sekolah t4 plg menyeramkan aplg klo d srh membaca yg ktmu huruf h,m,r,z,l,t,w,x,y,z..kelar hdp aq..smkin deg*an smkn g bs ngomong..duh ksh hdpq yg plg menyedihkan..mlai brkurang gagap stlh bs hdp sdkt lbh baik..krn krj krs..mgkn umur 25..tp skrg msh sering gagap klo bicara dpn umum..tp klo ngomong perorang msh bisa normal..apa gagap bs sembuh..bagiq imposible..anakq jg gagap tp untungnya dy g minder n pintar jd mgkn cuek klo ad yg ngetawain..tp aq jg ingin anakq gagapnya ilang plg tdk brkurang..kdg sering g tahan dy nunggu ngomong slese he he..pdhl dlu wktu kcl lbh parah aq ha ha..solusinya up y..tp Alhamdulillah ank sy 2sd udah AlQuran,,udahbisa benar smuanya cm gagapny yg kdg mengganggu..mslh otak lancar,,gampang nangkap cm mslh bicara

    ReplyDelete